Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2011

Perkawinan dan Perselingkuhan

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam Pasal 1, menyebutkan : “Perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Perkawinan adalah ikatan sosial atau ikatan perjanjian hukum antar pribadi yang membentuk hubungan kekerabatan dan yang merupakan suatu pranata dalam budaya setempat yang meresmikan hubungan antar pribadi - yang biasanya intim dan seksual. Perkawinan umumnya dimulai dan diresmikan dengan upacara pernikahan. Umumnya perkawinan dijalani dengan maksud untuk membentuk keluarga. (Wikipedia)

Dalam membentuk suatu keluarga, setiap pasangan berkeinginan untuk menjalankannya dengan baik sehingga terwujud keluarga yang bahagia lahir dan batin. Akan tetapi, tak sedikit kita jumpai atau dengar ada pasangan yang berakhir di “tengah jalan”. Banyak faktor penyebab runtuhnya perkawinan salah satunya yang akan di bahas adalah perselingkuhan.

Perselingkuhan adalah hubungan antara individu baik laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah ataupun yang belum menikah dengan orang lain yang bukan pasangannya. Walaupun demikian, pengertian "berselingkuh" dapat berbeda tergantung negara, agama, dan budaya. Pada zaman sekarang, istilah perselingkuhan digunakan juga untuk menyatakan hubungan yang tidak setia dalam pacaran. (Wikipedia)

Pada prinsipnya dalam ajaran agama manapun di dunia ini, tidak tak ada yang melegalkan perselingkuhan apalagi dalam rumah tangga yang telah sah di depan agama dan hukum. Dampak yang diperoleh adalah “cibiran” dan ketersudutan dari lingkungan social setempat bahkan keluarga karena sikap yang bertolak belakang dengan norma-norma yang berlaku.

Pada saat ini perselingkuhan begitu mudah terjadi dalam rumah tanpa perlu kita mengambil contoh atau mendengar dan menyaksikan lewat media massa sebab, hal itu bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan di hadapan mata kita yang melibatkan orang-orang yang mungkin dekat atau kita kenal seperti tetangga, kerabat, saudara, teman, teman kerja, atasan, guru/dosen, sahabat, orang tua, saudara kandung, atau bahkan kita sendiri.

Perselingkuhan tergolong suatu hal yang ada dan melekat bahkan sangat merakyat sebab tak mengenal status sosial, tingkat pendidikan, jabatan, bidang profesi, domisili, bahkan gender. Masalah perselingkuhan dalam rumah tangga adalah masalah yang sangat kompleks sebab ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi. Oleh karena itu, kita harus berpikir secara jernih, objektif, proporsional dan bijak dalam melihat masalah ini.

Penyebab terjadinya perselingkuhan dapat kita jabarkan mulai dari masalah ekonomi, masalah anak, masalah “keluarga besar” (bisa dari keluarga salah satu pihak/malah kedua belah pihak), masalah psikis, komunikasi yang buruk, tempat tinggal terpisah di kota yang berjauhan, masalah pekerjaan, perbedaan status sosial dan pendidikan yang mencolok, perbedaan persepsi dan idealisme yang mencolok, “terjebak” pada rutinitas, kejenuhan, masalah seksual, dan masih banyak lagi.

Selanjutnya mengenai Kehadiran pihak ketiga (WIL/wanita idaman lain dan atau PIL/pria idaman lain), baik yang masih single, janda/duda, ataupun sama telah menikah, memang banyak dituding sabagai penyebab terjadinya perselingkuhan di dalam rumah tangga. Tapi, benarkah kesalahan harus dibebankan kepada mereka?. Sangat tidak obyektif jika berkesimpulan seperti itu sebab, tidak mungkin pihak ketiga dapat masuk bilamana rumah tangga dalam kondisi sangat kokoh dan tidak ada prluang untuk itu.

Menghadapi permasalahan ini, janganlah kita cepat memvonis siapa yang salah, karena justru akan menjadi polemik yang berkepanjangan. Yang terpenting dalam masalah ini adalah, apa penyebab dan latar belakang terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangga tersebut, dan bagaimana solusi terbaik untuk menyelesaikannya, yang dilakukan oleh pasangan suami istri yang bersangkutan dan juga WIL/PIL-nya masing-masing, karena yang paling tahu persis permasalahannya dan yang mengalaminya langsung adalah mereka sendiri.

10 Tanda Kehamilan

Tidak yakin anda hamil mesti haid sudah terlambat seminggu? Meski sudah ada test pack untuk menguji kehamilan, kadang mempercayai perubahan pada tubuh sebagai pertanda kehamilan masihlah cara ampuh.

Berikut ada 10 tanda-tanda untuk memastikan hamil-tidaknya Anda? yuk, kita cek:

1. Puting/payudara lebih lembut

Jika Anda hamil, Anda akan mengenali bahwa payudara dan putingnya menjadi lebih lembut sekitar tiga pekan setelah pembuahan (saat haid terlambat sekitar seminggu). Mungkin payudara terasa bengkak, serupa dengan saat menjelang haid.

2. Muncul flek dan kram

Saat anda hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid).

Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan. Sampai kehamilan trimester kedua, kram seperti ini akan muncul. Kontraksi di rahim terjadi secara teratur, meningkat dengan olahraga, orgasme dan bahkan perubahan posisi.

3. Penggelapan areola

Pada kehamilan awal, Anda mungkin mengenali daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) mulai menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Diyakini bahwa bertambah gelapnya warna areola membantu bayi yang baru lahir menemukan puting untuk menyusu. Anda mungkin juga akan mengenali bahwa vena di payudara menjadi lebih kelihatan karena penegangan payudara.

4. Lelah berlebihan

Jika anda hamil, gejala yang paling umum dalam delapan hingga sepuluh minggu pertama adalah rasa lelah. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. bagi sebagian besar wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.

5. Mual dan muntah

Jika Anda hamil, pada awal kehamilan, beberapa hari setelah pembuahan, mungkin akan mengalami morning sickness. Sebenarnya morning sickness ini nama yang salah, karena pada kenyataannya mual dan muntah bisa terjadi kapan saja: pagi, siang, malam.

6. Sering buang air kecil

Saat haid terlambat satu hingga dua minggu, mungkin keinginan buang air kecil menjadi lebih sering ketimbang biasanya. Ini karena janin yang tumbuh di rahim menekan saluran urin. Makanya terasa kebelet pipis.

7. Sembelit

Buang air besar (BAB) menjadi sulit dan tidak lancar? Ini lazim terjadi pada awal kehamilan. Hormon tambahan yang diproduksi pada masa kehamilan menyebabkan usus halus lebih lentur dan menjadi kurang efisien.

8. Naiknya temperatur basal tubuh

Nah, bisa dipastikan anda hamil jika suhu basal tubuh meningkat, saat masa haid yang harusnya datang terlewat. dan tidak turun ke level sebelum terjadi ovulasi. Saat terjadinya pembuahan, ovum dibuahi di tuba falopii, dan membutuhkan sekitar seminggu untuk ke rahim, dimana ovum terbuahi akan menempel di sana.

9. Haid tak datang.

Ini pertanda awal kehamilan, apalagi jika haid terbiasa teratur. Dikombinasikan dengan tanda-tanda positif di atas, kemungkinan besar Anda memang hamil.

10. Tes kehamilan.

Jika Anda ingin memastikan kebenarannya, lakukan dengan test pack yang bisa dibeli bebas di apotek. Tes urin akurat untuk kehamilan usia 10-14 hari. Ingat, test kehamilan yang bisa dilakukan di rumah itu belum tentu 100% benar, bahkan setelah melalui cek darah sekalipun. Jika semua tes hasilnya negatif, sementara Anda merasa seperti hamil, lakukan tes lagi. Kali ini ke dokter kandungan.


Dikutip dari :

http://www.dechacare.com/10-Tanda-Kehamilan-I1091.html

Hindari 5 Kebiasaan Buruk Saat Ngeseks

KENDATI sudah tidak ada hal yang ditutupi saat di ranjang, namun etika tetap harus diperhatikan. Ini penting untuk menjaga momen bercinta tetap sempurna. Sayangnya, banyak pasangan yang tak menerapkannya, membuat kebiasaan buruk mengganggu keharmonisan seksual. Apa saja kebiasaan buruk yang perlu dihindari?

Apakah Anda memiliki aturan berbeda yang harus diikuti sebelum berhubungan seks, misalnya, lampu harus diredupkan untuk menyembunyikan kekurangan tubuh yang membuat Anda tak percaya diri atau memasang musik untuk meredam suara-suara aneh?

Sebaiknya segera hindari kebiasaan buruk tersebut, sebelum merusak mood bercinta Anda. Berikut lima hal yang perlu dihindari saat Anda bercinta dengannya seperti ditulis Idiva.

Enggan bereksperimen

Seperti kata Bob Dylan, "Ubahlah selalu posisi seks Anda." Jika Anda mengikuti rutinitas yang sama selama bertahun-tahun, seks akan menjadi agenda yang monoton.

Dengan menghidupkan variasi di ranjang, maka agenda bercinta pun menjadi sesi yang menyenangkan. Terlebih ketika Anda rajin mencari referensi lewat acara di TV, film, atau internet untuk memperbaharui gaya seks Anda dan pasangan.

Tidak memberikan prioritas dalam hidup Anda

Sama seperti olahraga, diet yang baik adalah melakukan latihan dan berbelanja. Di samping itu, melakukan hubungan seks pun menjadi faktor penting untuk menghantarkan kebahagiaan bagi wanita. Jadi, pastikan untuk memberikan pelayanan yang maksimal dengannya.

Tidak adanya komunikasi

Anda mungkin telah menjalani agenda seks beberapa kali dalam seminggu. Tapi apa gunanya jika Anda tidak memuaskan satu sama lain? Tentu ini bukan waktu yang tepat untuk menjadikan agenda seksual yang penting ini menjadi hal sederhana.

Jadi, lakukanlah perbincangan dengannya dan katakan padanya apa yang Anda sukai di tempat tidur dan tanyakan pula padanya apa yang dia harapkan dari Anda. Dengan sesi komunikasi tersebut, dia pun akan sangat menghargai kejujuran dan kehidupan seks Anda pun akan meningkat.

Tidak menyalakan lampu

Apakah Anda berpikir untuk menyembunyikan diri dari temaram lampu agar selulit Anda tak tampak atau lipit di perut tak terlihat? Sebaiknya hilangkan semua ketakutan tersebut. Saat di ranjang, pria tidak memermasalahkah hal tersebut. Bagi dia, melihat Anda bugil di depannya jauh lebih menarik dan mengundang birahinya menyala.

Selalu bergantung pada pria

Selama ini Anda selalu berharap bahwa dialah yang memberikan stimulasi atau mulai membuka seks dengan Anda? Kenapa sesekali tak mencoba untuk memulainya lebih dulu? Buatlah langkah pertama untuknya sehingga membuatnya merasa begitu diinginkan.

Suasana makin variatif ketika Anda mengambil kendali malam itu dengan menerapkan posisi woman on top. Dijamin dia pun akan merasa sangat dihargai lewat perlakuan Anda tersebut.



Dikutip dari :

http://www.dechacare.com/Hindari-5-Kebiasaan-Buruk-Saat-Ngeseks-I1107.html

Berjemur Bikin Sperma Lincah


Para pria yang ingin segera menjadi seorang ayah, ada baiknya mengikuti nasihat sederhana yang satu ini. Berjemurlah secara rutin di pagi hari untuk menambah asupan vitamin D secara alami, sekaligus meningkatkan kualitas kesuburan Anda.

Hasil riset terbaru melibatkan 340 pria di Denmark yang menunjukkan bahwa vitamin D—mikronutrien yang dihasilkan tubuh ketika terpapar sinar matahari—ternyata dapat meningkatkan kualitas sperma. Sel sperma dari pria yang tercukupi kadar vitamin D-nya lebih aktif berenang menuju sel telur.

Selain memiliki kecepatan gerak yang lebih tinggi, sel sperma mereka juga punya daya penetrasi yang tinggi. Ini merupakan kesimpulan para ahli dari Universitas Kopenhagen setelah melakukan kajian terhadap kualitas sperma dari 300 pria yang terpilih secara acak. Peneliti juga melakukan seleksi tahap lanjut dengan memilih 40 sampel untuk dianalisis secara lengkap di laboratorium.

Dalam riset, para peneliti mengukur kadar vitamin D responden melalui pemeriksaan darah. Hampir setengah dari total responden ternyata mengalami kekurangan vitamin C—yang mengindikasikan minimnya paparan terhadap sinar matahari secara alami.

Selain itu, jumlah sperma sehat dari pria yang kurang vitamin D termasuk dalam kategori lebih rendah dibanding pria yang kadar vitamin D-nya normal. Kemampuan menyerap kalsium dari pria dengan kadar vitamin D juga mengalami hambatan. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction ini sejalan dengan hasil riset sebelumnya yang mengaitkan antara kurangnya vitamin D dan minimnya produksi sperma. Ini sekaligus menjelaskan mengapa banyak pasangan yang tampaknya sukses mengalami pembuahan pada saat musim liburan.

Para ahli menemukan bahwa hampir setengah dari jumlah responden mengalami kekurangan vitamin D, atau kadarnya di bawah 50 nmol/l (nanomole per liter). Sementara itu, level maksimal yang direkomendasikan oleh banyak ahli adalah minimal 75 nmol/l.

Kemampuan suatu reaksi atau proses kimia dalam membuahi sel telur yang dkenal dengan istilah crosome reaction juga terganggu. Tes yang dilakukan di laboratorium juga membuktikan efek yang sama.

"Vitamin D secara positif berkaitan dengan motilitas sperma, yang mengindikasikan adanya peran vitamin D dalam sperma pria," ungkap Dr Martin Blomberg Jensen.


Dikutip dari :

http://www.dechacare.com/Berjemur-Bikin-Sperma-Lincah-I1117.html

Senin, 23 Mei 2011

Lima Tahap Krusial dalam Pernikahan

SETIAP pernikahan tidak diciptakan sama antara satu dengan yang lain. Akan tetapi, semuanya berjalan melalui beberapa tahap yang sama dan dapat diprediksi.

Waktu masing-masing tahap ini barangkali berbeda dan cara menghadapinya pun mungkin tidak serupa. Namun, menurut Rita DeMaria Ph.D., seorang terapis perkawinan dan keluarga seperti dikutip situs glo.msn.com, sangat penting untuk memahami setiap tahapan tersebut guna membantu Anda dan keluarga dalam melewatinya.

Tahap 1: Bulan madu
Tahun pertama dan kedua pernikahan (tergantung kapan Anda dikaruniai anak) biasanya merupakan masa-masa paling bergairah dalam pernikahan. Fokus Anda biasanya hanya untuk pasangan dan kebersamaan yang sedang dijalani.

Tahapan ini penuh dengan hal-hal indah seperti nafsu, kasih sayang, dan aktivitas seksual larut malam. Nikmati masa-masa bahagia ini sedapat mungkin. Temukan pula jati diri Anda berdua sebagai pasangan, dan luangkan waktu untuk membayangkan bagaimana menjalani pernikahan Anda ke depan.

Tahap 2: Penyesuaian
Tahapan ini mencakup apa yang disebut DeMaria sebagai tahap realisasi, di mana Anda belajar tentang hal-hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang kelebihan pasangan, kelemahannya, dan kebiasaan-kebiasaan pribadinya. Selepas masa bulan madu, sebelum kehadiran anak-anak, perebutan kekuasaan mulai dapat timbul karena kedua pihak harus menyatukan tujuan bersama.

Ketika masa bulan madu memudar dan realitas mulai menghadang, Anda perlu secara aman menavigasi apa yang dapat menjadi zona berbahaya perceraian dari sebuah perkawinan muda, kata Beverly Hyman. Ph.D., penulis buku How to Know If It's Time To Go: A 10-Step Reality Test for Marriage. Setelah beberapa tahun, terlalu banyak pasangan suami-istri yang menemukan bahwa mereka memiliki tujuan berbeda dalam hidup.

Tahap 3: Keluarga
Inilah 'daging' dari pernikahan, yakni tahun-tahun yang Anda habiskan sebagai keluarga lengkap dengan kehadiran anak-anak. Menurut Hyman, periode ini bisa menjadi tantangan tersendiri karena adanya berbagai tantangan dan kewajiban baru, mulai dari anak, hipotek, pekerjaan yang menuntut dan lain sebagainya.

''Perhatikan secara seksama pernikahan Anda,'' saran Hyman. Jangan berasumsi bahwa hubungan Anda akan baik-baik saja jika salah satu pihak tidak memberikan kontribusinya. Salah satu hal terpenting dalam membangun pernikahan yang abadi adalah komunikasi yang jujur dan terbuka.

Menurut DeMaria, ledakan tiba-tiba juga mungkin muncul kapan pun dalam kehidupan pernikahan. Masa-masa ini muncul ketika penyebab stres utama dalam kehidupan pernikahan tiba seperti masalah kesuburan, kematian dalam keluarga, penyakit serius atau kehilangan pekerjaan yang mengarah kepada gejolak ekonomi gawat.

Cari dukungan baik secara terpisah mau pun bersama-sama, tergantung situasi yang dihadapi. Minta nasihat dan bimbingan dari teman-teman, keluarga, konselor agama, atau terapis profesional, saran DeMaria.

Tahap 4: Hanya berdua
Ketika anak-anak semua telah tumbuh dewasa dan keluar dari rumah untuk melanjutkan kehidupan mereka, Anda pun akan kembali berduaan saja bersama suami. Skenario terbaik, menurut DeMaria adalah reuni, ketika Anda berdua bisa membongkar berbagai memori usang dan bersenang-senang.

Tetapi, banyak pasangan merasa harus berjuang lagi untuk menghadapi masa-masa ini. Luangkan waktu untuk mencari tahu hal apa yang dapat Anda lakukan secara terpisah dan bersama-sama.

Tahap 5: Anda berhasil
Anda telah menikmati segalanya, mulai dari gairah, cinta, dan datangnya kekacauan dalam kehidupan berkeluarga. Teruslah menunjukkan kasih sayang terhadap satu sama lain. Anak-anak dan cucu-cucu Anda tentu akan bersemangat kembali ke rumah yang hangat dan dipenuhi kasih sayang.


Sumber :

http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2011/05/14/5571/7/Lima-Tahap-Krusial-dalam-Pernikahan (Penulis : yulia permatasari

Agar Perkawinan Langgeng Sepanjang Masa

Perselingkuhan tentu menjadi mimpi buruk bagi setiap pasangan yang menikah. Lantas, apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya? Berikut ini adalah sejumlah saran yang diberikan Tina B. Tessina, psikoterapis dan penulis buku berjudul Money, Sex and Kids: Stop Fighting about the Three Things That Can Ruin Your Marriage, seperti dikutip situs self.com:


Pilih pasangan yang tepat
Tidak peduli seberapa menarik pasangan Anda, jika dia seorang player, pemboros tidak terkontrol, penipu, dan seorang pemabuk/pecandu atau penuh kekerasan, tidak ada jumlah cinta atau kasih sayang yang cukup yang mampu memperbaiki dirinya. Jangan coba-coba. Lebih baik, pilih seseorang yang lebih terhormat dan sehat untuk dicintai.

Komunikasi adalah kunci
Berbicaralah secara sering dan jujur satu sama lain tentang rasa frustrasi Anda, masalah seksual dan keinginan, kemarahan, kekecewaan serta penghargaan Anda terhadap satu sama lain. Tidak ada topik yang harus terlarang untuk dibicarakan.

Jadilah pemain tim
Perkawinan bukan tentang siapa yang benar dan siapa yang salah, melainkan tentang pemecahan masalah secara bersama-sama. Jika Anda mencoba untuk memenangkan argumen, Anda akan kehilangan sesuatu yang lebih penting, yakni rasa cinta.

Tetap terhubung
Tidak ada yang bisa memastikan bahwa Anda dan pasangan akan tetap setia, sebaik koneksi yang baik dan hangat serta seks yang hebat.

Hangatkan cinta
Ciptakan momen-momen bahagia dalam hubungan Anda sebagai pegangan di masa-masa sulit. Perlakukan pasangan seperti teman terbaik Anda. Jika Anda menginginkan lebih banyak cinta, cobalah mencurahkannya lebih banyak.


Sumber :

http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2011/05/23/5613/7/Agar-Perkawinan-Langgeng-Sepanjang-Masa (Ditulis Oleh : yulia permatasari)
Di edit yang perlu